7 Penyebab Perut Kembung pada Bayi dan Anak-anak


Seperti yang diketahui bahwasannya Perut kembung ini merupakan suatu kondisi yang mana lambung dan usus mengalami suatu penumpukan gas berlebih dan membuat perut terasa penuh. Perut kembung pada kalangan bayi ini memanglah dapat dikatakan sebuah kondisi yang terbilang normal dan masih aman untuk seorang bayi. Namun tetapi ada sebagian sebuah kasus yang pernah terjadi, kondisi tersebut dapat menjadi pertanda bahwa di dalam perut sang bayi sedang ada suatu masalah yang harus di waspadai.

Cara untuk mengenali suatu gejala perut kembung pada seorang bayi ini termasuk dalam kategori mudah, yaitu dengan menekan sedikit bagian area perut sang bayi dengan tangan, jika terasa keras maka itu bisa disebukan bahwa sang bayi sedang mengalami sebuah kembung. Selain dapat dikenali dengan cara tersebut, sang bayi yang suka seperti sendawa, kentut juga serta sulit buang air besar ini juga dapat menjadi suatu pertanda bahwa sang bayi sedang mengalami suatu masalah dengan perutnya.

Dan dalam mengatasi suatu perut kembung pada seorang bayi ini memanglah termasuk dalam kategori mudah, namun tetapi sebelum itu kita terbilang harus mengetahui apa yang menjadi suatu penyebab sang bayi mengalami suatu kondisi tersebut. Dikarenakan dengan cara mengetahui secara terlebih dahulu apa yang menjadi suatu penyebabnya, maka kita akan menjadi lebih mudah untuk mengatasinya.

Penyebab Perut Kembung pada Bayi dan Anak-anak

Didalam suatu penelitian yang pernah dilakukan menyimpulkan bahwa seorang bayi dengan rentang usia mulai 0 hingga sampai 3 bulan dan 6 hingga sampai 12 bulan lebih rentang untuk mengalami suatu masalah perut kembung. Hal ini dapat terjadi dikarenakan pada usia tersebut sebuah saluran pencernaan dalam perut sang bayi terbilang belum bisa bekerja dengan sempurna seperti layaknya seorang dewasa.

Selain dikarenakan suatu faktor umur, penyebab perut kembung pada seorang bayi ini juga dapat terjadi disebabkan dengan hal-hal seperti ini, sebagai berikut:

1. Terlalu lama menangis

Terbilang memanglah pada setiap bayi ini wajar untuk menangis, namun tetapi jika menangis terlalu lama maka ini akan berdampak buruk terhadap perutnya. Karena ketika ia menangis terlalu lama, maka udara ini akan lebih banyak masuk ke dalam suatu pencernaan melalui mulut dan pada akhirnya sebuah masalah perut kembung akan sulit untuk dihindari.

2. Mengkonsumsi makanan dan minuman sambil bermain

Sebuah udara yang masuk ketika sang bayi makan dan minum ini adalah suatu kondisi yang mungkin wajar. Namun tetapi ketika memberikan ia makan dan minum sambil bermain, maka udara yang masuk melalui mulut ini akan cenderung lebih banyak/ Jika secara terus menerus terjadi, hal ini akan membuat sebuah udara akan menumpuk di dalam pencernaan yang akan memicu sebuah perut kembung pada sang bayi. Dan selain itu kondisi ini juga akan membuat sang bayi lebih rentang untuk tersendak.

3. Kekurangan cairan

Dan biasanya bagi seorang bayi yang mengalami sebuah kekurangan suatu cairan harian ini akan membuatnya rentang mengalami sebuah sembelit. Selain itu kondisi tersebut juga sering di tandai dengan suatu masalah yang lainnya misalnya seperti perut kembung. Sebagai orang tua baru tentu nya kita harus dapat mencukupi suatu kebutuhan sebuah cairan bagi tubuh si kecil agar supaya bisa menghindarkan ia akan mengalami suatu masalah kesehatan yang lainnya.

4. Mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi

Diketahui pada umumnya seorang bayi ini memiliki suatu pencernaan yang terbilang sangat sensitif terhadap beberapa macam jenis sebuah makanan yang masuk ke dalam suatu pencernaan. Salah satunya ini adalah sebuah makanan yang terdapat mengandung sebuah lemak tinggi, misalnya seperti gorengan dan sereal yang lainnya. Sebuah makanan tersebut ini juga dapat memicu suatu bayi mengalami sebuah masalah dalam pencernaannya misalnya seperti perut kembung.

5. Mengkonsumsi sayuran

Seperti yang telah kita ketahui bahwa sistem suatu pencernaan di dalam tubuh seorang bayi ini termasuk dalam kategori sensitif dan tidak bisa diberikan jenis makanan tertentu misalnya seperti sayuran. Jenis sayuran yang biasanya menjadi suatu penyebab masalah perut kembung pada seorang bayi ini adalah seperti brokoli, kacang dan juga kol.

6. Posisi menyusui yang tidak bagus

Pada saat sedang menyusui sang bayi, sebuah posisi yang terbilang tidak bagus ini dapat memicu udara lebih banyak masuk melalui mulut sang bayi. Hal inilah yang terbilang juga sering membuat sang bayi mengalami suatu masalah akan perut kembung dikarenakan ada banyak udara yang masuk ke dalam suatu pencernaannya.

7. Makanan yang di konsumsi ibu

Untuk seorang bayi yang mungkin masih mengkonsumsi sebuah ASI langsung dari puting sang ibu, mungkin sebaiknya bunda juga harus menjaga sebuah pola makan dan hindari suatu jenis makanan yang mungkin dapat memicu akan terbentuknya suatu gas di dalam perut misalnya seperti sayur kol, brokoli, kacang dan juga bawang bombai.

Tips mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Seperti yang diketahui bahwa pada dasarnya seorang bayi yang mengalami sebuah masalah perut kembung ini dapat di sembuhkan dengan secara mudah di rumah dan tidak mesti harus berkunjung ke dokter resmi. Namun tetapi sebelum bisa menyembuhkan sebuah masalah tersebut, mungkin sebaiknya kenali terlebih dahulu apakah yang menjadi suatu penyebab si kecil mengalami suatu kondisi tersebut. Dikarenakan dengan cara tersebut kita akan lebih mudah untuk mengatasi suatu masalah yang sedang dialami dengan si kecil.

Nah berikut ini ada beberapa cara untuk menangani seorang bayi kembung yang benar dan tentunya aman untuk bunda lakukan di rumah, sebagai berikut:

1. Mengatasi perut kembung pada bayi dengan memijat perutnya secara perlahan

Ketika si kecil mengalami sebuah masalah pada perutnya misalnya seperti menumpuknya gas dalam pencernaan, maka untuk cara yang pertama yang dapat bunda lakukan ini adalah dengan memijat suatu bagian area perut si kecil dengan lembut menggunakan tangan. Cara ini termasuk dalam kategori ampuh untuk membantu mengeluarkan gas berlebih dalam perut bayi.

2. Mengatasi perut kembung pada bayi dengan cara memperhatikan posisi makan dan minum

Untuk cara yang kedua ini juga dapat bunda lakukan, dikarenakan ketika si kecil sedang mengkonsumsi sebuah makanan atau minuman dengan suatu posisi yang salah maka dapat membuat udara lebih banyak masuk melalui mulut menuju ke usus atau lambung.

Dan sebenarnya suatu posisi yang baik ketika si kecil ingin makan dan minum adalah dengan posisi duduk, namun tetapi jika harus sambil berbaring maka usahakan untuk memposisikan kepala si kecil lebih tinggi dari bagian perutnya.

3. Mengatasi perut kembung pada bayi dengan cara menggendongnya

Pada saat si kecil sudah selesai makan atau minum, mungkin sebaiknya gendong ia dengan suatu posisi tegak juga serta tepuk bagian punggungnya dengan secara lembut. Cara ini mungkin akan membantu untuk mengeluarkan sebuah udara berlebih yang ada di dalam saluran pencernaannya.

Selain ketiga cara di atas, dalam untuk mengatasi sebuah masalah tersebut bunda juga masih dapat menggunakan cara-cara lainnya yang mungkin bisa membantu untuk mengatasi permasalah ini. Mungkin itu saja suatu ulasan yang bisa diberikan untuk anda semuanya, semoga dengan adanya penjelasan di atas mengenai suatu penyebab perut kembung pada seorang bayi ini dapat memberikan suatu informasi bermanfaat untuk anda semuanya. Dan selain itu juga jangan pernah ragu untuk selalu memeriksakan sebuah kondisi kesehatan si kecil ke dokter anak. Terimakasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel